• Admin

GIP Talks #13: Mengasah karakter sebagai senjata yang ampuh, agar hidup tidak rapuh


Hidup di Jerman sebagai pelajar tidaklah mudah, ada yang perlu bekerja dan ada juga yang tidak. Narasumber kita kali ini bernama Fernando Conan (IG: @fernando_conan), saat dulu masih kuliah di Jerman tidak punya pilihan lain sehingga harus bekerja. Berkaca dari pengalamannya, ia menyarankan bagi mahasiswa untuk tetap fokus belajar jika tidak perlu bekerja, jikapun ingin bekerja, maka sebaiknya di saat liburan saja. Selain itu, ia juga menambahkan untuk berteman dengan kolega di kampus agar kemampuan bahasa Jerman kita juga berkembang.



Rumusan semangat belajar yang Conan gunakan ia namakan: KOKODIFO (Komitmen, KOnsisten, DIsiplin dan FOkus). Saat masih aktif di GBI Berlin, Conan membentuk sebuah organisasi youth dimana di tahun keduanya ia mengusung visi “smart generation” untuk mengubah paradigma orang-orang, bahwa mahasiswa yang aktif di kegiatan keagamaan atau organisasi juga bisa sukses pada tujuan awalnya yaitu lulus kuliah di Jerman. Sejak organisasi ini dibentuk, tingkat kelulusan para anggotanya menjadi sangat baik.


Saat ini, Conan merupakan seorang ahli profesional dalam mengenal karakter diri sendiri. Menurutnya, ada 3 hal yang esensial yang harus kita bangun:

  1. Keimanan

  2. Karakter

  3. Kompetensi

Dalam GIP Talks #13 ini, Conan membagikan ilmu tentang karakter. Karakter ini sangat penting, karena mencari orang dengan karakter yang bagus itu susah sekali, orang-orang yang memiliki karakter yang baik akan mudah dicintai dan diharapkan oleh orang lain.

Karakter sendiri dibagi menjadi 2 macam yaitu Etik dan Karakteristik. Etik dibagi menjadi 2 yaitu Etika (Moral) dan Etos (Komitmen/Disiplin). Etika dan Etos ini merupakan pilihan, keduanya merupakan karakter yang kita bangun dan juga merupakan tanggung jawab kita masing-masing.

Berbeda dengan Karakteristik. Ini adalah kecenderungan atau bawaan, sehingga sangat penting bagi kita untuk lebih tahu dan mengenal karakteristik kita masing-masing. Karakteristik ini bisa dilatih, ia terbagi menjadi dominan, intim, stabil dan cermat, atau dianalogikan dengan warna merah, kuning, hijau dan ungu.


Ciri-ciri karakteristik dari masing-masing warna adalah:

  • Merah : orang yang aktif ke tugas, tipe dominan, maunya cepat, sangat suka dengan hasil, tidak peduli dengan prosesnya, kemauannya kuat, gigih dan dia bisa mendapatkan apapun yang ia inginkan.

  • Kuning : orang yang aktif ke orang, senang bercerita, ekspresif, murah senyum, pelupa dan senang membangun networking.

  • Ungu : orang yang pasif ke tugas, punya standar kerja sendiri, perfeksionis, overthinking, rapi, terkesan ribet, dan menyukai detail.

  • Hijau : orang yang pasif ke orang, rela berkorban, senang menolong orang, pendengar yang baik, tenang, tabah, sabar, dan peduli.


Dari karakteristik ini dalam masing-masing orang ada 2 warna yang dominan dan bawaan dari lahir, sehingga kedua warna atau karakteristik yang lainnya perlu di-improve atau dikembangkan agar hidup bisa menjadi lebih fleksibel untuk meraih kesuksesan.

Mengenal karakteristik kita sangatlah penting, sehingga apa yang sudah baik bisa ditingkatkan dan apa yang kurang bisa diperbaiki.


Jadi, apa karakteristikmu dan bagaimana cara mengenal karakteristik orang lain dengan benar?

Semua bisa dipelajari dan ditanyakan kepada Coach Fernando Conan (IG: @fernando_conan).


Ikuti juga akun sosial media kami:

Instagram: @mein_gip

Facebook: MeinGIP

Youtube: Germany Indonesia Professionals


Terima kasih!

Salam hangat dari Berlin,

Jasmine Grace Tanos

66 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua